Dukung Potensi Wisata Desa, Camat Kaligesing Pelopori Pertemuan Rutin Kades

Pertemuan rutin di objek wisata antar kepala desa yang dipelori oleh , Camat Kaligesing, Hariyono, pada Kamis (3/10/2019). (Foto: Pemkab Purworejo)

Purworejo – Sebagai bentuk dukungan untuk menggali potensi wisata di masing-masing desa, Camat Kaligesing, Hariyono, mempelopori pertemuan rutin kepala desa tiap bulan yang dilakukan di objek-objek wisata. Selain itu, Hariyono mengungkapkan, diadakannya pertemuan rutin tersebut bertujuan untuk ajang belajar bersama.

“Tujuannya untuk mendukung potensi wisata yang dimiliki sekaligus menjadi ajang belajar bersama bagi kepala desa untuk mengkaji potensi yang dimiliki masingi-masing desa,” ujar Hariyono dalam laman resmi Pemkab Purworejo.

Pertemuan sebelumnya, pada bulan Oktober diadakan di Taman Wisata Cangkring Park Desa Pucungroto. Pertemuan itu melibatkan seluruh kades yang ada di Kaligesing sebanyak 21 orang. Pertemuan itu juga menghadirkan Kapolsek AKP Joko Nurwanto, perwakilan Koramil dan organisasi perangkat kecamatan Kaligesing.

Menurut Hariyono, pemilihan Pucungroto sendiri dikarenakan kawasan itu merupakan tempat wisata yang tengah populer di Purworejo. Pihaknya merasa perlu untuk turut mempromosikan kawasan itu ke publik.

“Wisata Pucungroto baru saja menggelar event motocross yang banyak diikuti peserta tidak saja dari Purworejo. Ini jadi kekuatan obyek wisata ini,” tambahnya.

Ia juga menambahkan, rapat di obyek wisata merupakan bentuk penyegaran, agar rapat tidak melulu dilakukan di ruang tertutup. “Jadi ini sekaligus untuk merefresh atau menyegarkan kembali. Karena rapat di ruang tertutup dan terbuka itu jelas berbeda hasilnya,” tandas Hariyono.

Potensi Pariwisata Pedesaan

Pertemuan rutin antar kepala desa yang dilakukan Camat Kaligesing merupakan cara untuk menggali potensi pariwisata desa. Bagaimana tidak, pertemuan tersebut dilakukan di objek pariwisata yang ada di daerah tersebut. Pariwisata pedesaan memang perlu digaungkan lagi, karena masih banyak potensi-potensi yang belum muncul ke permukaan.

Susiyanti (2014) dalam artikel Potensi Desa Melalui Pariwisata Pedesaan menerangkan sektor pariwisata merupakan salah satu sumber devisa negara yang sangat penting dan mampu memberikan sumbangan yang cukup berarti bagi pembangunan. Ia menambahkan pariwisata pedasaan memiliki beberapa potensi yang dapat dijual seperti, produk yang khas dan unik, lingkungan yang asri, serta udara yang sejuk. Maka dari itu pariwisata di pedesaan perlu ditonjolkan agar dikenal masyarakat luas.

Begitu pula dengan Hariyono, yang menyampaikan pertemuan rutin tersebut dapat mengenalkan potensi pariwisata daerah tersebut.

“Sengaja kami menggelar pertemuan atau konferensi kepala desa ini di Pucungroto yang memiliki Cangkring Park,” pungkas Hariyono.

Add Comment