Kontingen Kwartir Cabang Purworejo Siap Ikuti Pertikawan Nasional Tahun 2019

Pelepasan Kontingen Kwartir Cabang Purworejo, untuk mengikuti Pertikawan Nasional Tahun 2019 di Bumi Perkemahan (Buper) Cibubur Jakarta Timur, pada 18 hingga 25 November 2019. (Foto: Pemkab Puworejo)

Purworejo – Kontingen Kwartir Cabang Purworejo siap mengikuti Perkemahan Bhakti Saka Kalpataru dan Saka Wanabakti (Pertikawan) Nasional Tahun 2019 di Bumi Perkemahan (Buper) Cibubur Jakarta Timur, yang dilaksanakan mulai 18 hingga 25 November 2019.

Kontingen Purworejo sendiri dilepas oleh Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, yang juga selaku Wakil Ketua Harian Majelis Pimpinan Cabang, di Sanggar Bhakti Gerakan Pramuka Kwarcab Purworejo, pada Jum’at (15/11/2019).

Yuli berharap, Pertikawan ini akan banyak menambah ilmu kepramukaan khususnya tentang kehutanan dan lingkungan hidup. Apalagi kehutanan dan lingkungan menjadi isu teraktual yang tidak saja dibahas di tingkat nasional namun telah menjadi isu di tingkat dunia.

Sementara itu, Ketua Kwarcab, Pram Prasetyo, menjelaskan, 16 peserta yang dikirim mengikuti Pertikawan merupakan perwakilan Saka Kalpataru binaan Dinas Lingkungan Hidup Purworejo. Masing-masing dari gugus depan sebanyak 14 (7 putra dan 7 putri), pimpinan kontingen Dewan Kwarcab 1 orang dan pembina pendamping dari Dinas LH 1 orang.

Pram juga menambahkan, persiapan kontingen telah dimulai sejak 26 Oktober 2019 dengan pembekalan materi kepramukaan, kesakaan, motovasi, lingkungan hidup, dinamika, dan lain-lain.

“Kontingen rencananya akan diberangkatkan pada minggu (17/11/2019) malam. Anggaran yang digunakan berasal dari iuran gugus depan, Kwarcab dan Dinas LH sebesar 72 juta,” terang Pram dalam laman resmi Pemkab Purworejo.

Diharapkan Mendapat Ilmu yang Berguna

Dilansir dari laman Pemkab Purworejo, Yuli juga menyampaikan, agar melalui kegiatan pramuka dapat tumbuh rasa peduli terhadap lingkungan. Selain itu, menurutnya terjadinya pemanasan global, sudah menjadi keprihatinan bersama. Karena dampak kerusakan hutan maupun kerusakan lingkungan akan berdampak luas.

“Jadilah penyelamat hutan dan lingkungan meski dimulai dari hal yang sangat sederhana. Yakni budayakan menanam pohon, budayakan membuang sampah pada tempatnya, dan yang paling penting kurangi penggunaan plastik,” ujar Yuli.

Wabup juga berharap agar kontingen Pertikawan yang berjumlah 16 anggota Pramuka putra dan putri ini akan mendapatkan bekal ilmu lingkungan hidup dan kehutanan, yang sangat berguna. Ilmu yang didapat agar dapat dijadikan sebagai pengalaman yang berharga dan ditularkan kepada semua anggota Pramuka di Kabupaten Purworejo.

“Semoga adik-adik bisa mengikuti semua kegiatan dengan sebaik-baiknya dan kembali lagi ke Kabupaten Purworejo dengan selamat,” pungkasnya.

Add Comment