Wabup Purworejo Resmikan Jalan Rabat Beton Hasil Gotong Royong

Peresmian jalan rabat beton oleh Wakil Bupati Yuli Hastuti (4 dari kiri) di Kelurahan Sucen Juru Tengah, pada Senin (11/10/2019). (Foto: Pemkab Purworejo)

Bayan ­- Wakil Bupati Yuli Hastuti meresmikan jalan rabat beton hasil gotong royong warga Kelurahan Sucen Juru Tengah, pada Senin (11/10/2019). Peresmian itu bertempat di Kelurahan Sucen Juru Tengah, Kecamatan Bayan.

Ketua Forum Keserasian Sosial Kelurahan Sucen Juru Tengah, Muhamad Mahfudh, menyampaikan jalan rabat beton yang diresmikan merupakan jalan yang menghubungkan antara lingkungan Kulahan dan Tritis Kidul sepanjang 320 meter dengan lebar 3 meter.

Ia juga menyampaikan bahwa jalan tersebut berhasil dibangun tidak lepas dari semangat gotong royong warga sekitar.

“Pembangunan kita mulai sejak 7 Oktober 2019 yang lalu, dengan semangat kegotong royongan warga akhirnya bisa kita selesaikan dengan baik,” terang Mahfudh dalam laman resmi Pemkab Purworejo.

Seluruh biaya pembangungan jalan rabat beton ini merupakan bantuan langsung dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, dengan anggaran sebesar total Rp. 150 juta. Sementara proses pembangunannya dilaksanakan oleh Forum Keserasian Sosial Kelurahan Sucen Juru Tengah.

Semangat Pembangunan

Dikutip dari laman resmi Pemkab Purworejo, Wakil Bupati Yuli Hastuti, mengapresiasi semangat dan upaya warga Kelurahan Sucen Juru Tengah melalui Forum Keserasian Sosial Kelurahan Sucen Juru Tengah dalam membangun lingkungannya ditengah keterbatasan anggaran pemerintah daerah. Ia berharap semangat ini untuk terus dijaga, pemerintah daerah juga terus berupaya meningkatkan anggaran pembangunan.

“Dengan semangat masyarakat ini, mari bersama-sama saling berkontribusi dalam upaya pembangunan Kabupaten Purworejo yang lebih baik”, ujar Wabup.

Wabup juga menyampaikan terima kasih atas bantuan dana dari Kementerian Sosial. Dengan bantuan tersebut diharap dapat meningkatkan pembangunan di wilayah Kabupaten Purworejo khususnya ditingkat kelurahan. Mengingat masih kecilnya anggaran pembangungan di setiap kelurahan. Berbeda dengan desa yang saat ini menerima anggaran dana desa yang sangat besar sehingga dapat mengakomodir program pembangunan.

“Namun kedepan kelurahan juga akan menerima anggaran dana kelurahan yang besarnya kurang lebih sama dengan dana desa, sehingga diharapkan ini dapat memacu pembangunan di tingkat kelurahan”, pungkas Wabup.

Add Comment