Kunjungi Desa Rawan Banjir, Bupati Purworejo Beri Arahan

Kunjungan kerja Bupati Purworejo, Agus Bastian, beserta jajarannya ke beberapa desa di wilayah perbatasan, pada Rabu (4/12/2019). (Foto: Pemkab Puworejo)

Butuh – Bupati Purworejo, Agus Bastian, kembali melakukan kunjungan kerja ke beberapa desa di wilayah perbatasan, Rabu (4/12/2019). Bupati mengunjungi tujuh desa di Kecamatan Butuh, yakni Desa Polomarto, Tlogorejo, Kunirejo Kulon, Wonorejo Kulon, Wonodadi, Karanganom, dan Mangunjayan. Pada kunjungan tersebut Bupati memberi arahan kepada pihak terkait untuk mengantisipasi potensi terjadinya banjir.

Bupati menyoroti kondisi sejumlah irigasi atau saluran air di desa yang ukurannya terlalu kecil. Irigasi yang terlalu kecil dinilai akan menyebabkan air membludak atau meluap ketika hujan dengan intensitas tinggi. Dirinya meminta desa untuk melebarkan irigasi itu menggunakan anggaran desa.

“Irigasinya kalau bisa diperlebar lagi, kalau seperti ini nanti saat hujan dengan intensitas tinggi bisa meluap airnya,” ujarnya dalam laman resmi Pemkab Purworejo.

Bupati juga menyoroti jalan poros desa yang menghubungkan beberapa desa, yang dinilai terlalu sempit. Menurutnya diperlukan jalan penghubung desa yang cukup lebar, agar warga lebih leluasa lagi dalam menggunakan akses jalan.

Beri Arahan

Bupati juga memberi arahan khususnya kepada Desa Polomarto yang menjadi salah satu poros jalan penghubung dengan Desa Tegalgondo, dan dalam proyek pambangunan overpass atau jalan layang diatas jalur ganda perlintasan kereta api. Menurutnya, intensitas warga yang melintas tentunya akan semakin banyak.

“Sudah ada proyek pambangunan overpass ya jalannya harusnya diperlebar. agar akses jalan bagi warga yang melintas labih luluasa,” kata bupati.

Pada kunjungan itu, bupati juga singgah ke beberapa rumah warga yang masuk kategori RTLH sekaligus memberikan sejumlah bantuan. Kepada para kepala desa yang dikunjungi, bupati kembali mengarahkan agar selalu memperbaharui data warga miskin seperti penerima PKH dan RTLH.

Bupati juga melihat perlunya penambahan sarana dan prasarana kantor desa, seperti komputer dan printer. Dengan sarana dan prasaran yang memadai, diharapakan pelayanan kepada masyarakat dapat lebih optimal.

Add Comment