Telusuri Kader Potensial, 75 Pejabat Pemkab Purworejo Ikuti Uji Kompetensi

75 pejabat Pemkab Purworejo mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan peta kompetensi pegawai dalam rangka penelusuran kader potensial (Talent Pool). (Foto: Pemkab Puworejo)

Purworejo – Sebanyak 75 pejabat Pemkab Purworejo mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan peta kompetensi pegawai dalam rangka penelusuran kader potensial (Talent Pool) dan pengembangan karier pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo.

Uji kompetensi tersebut diinisiasi oleh BKD Kabupaten Purworejo, bekerjasama dengan Pusat Pengkajian Kebijakan Daerah dan Kelembagaan (PPKDK) Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Sebelas Maret (UNS), di Ruang Arahiwang Setda, Senin (2/12/2019).

Kegiatan tersebut juga diadakan dalam rangka menyongsong birokrasi berkelas dunia dan menghadapi revolusi industri 4.0, aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan dapat mewujudkan SMART ASN dengan high-skilled yang mempunyai integritas, berjiwa nasionalisme dan mempunyai wawasan global.

Selain itu ASN juga diharapkan memiliki kemampuan melayani, membangun netwoking dan memiliki jiwa entrepreneurship, serta memiliki kemampuan dalam hal teknologi informasi dan bahasa asing.

PNS Menjadi Zona Kompetitif

Bupati Purworejo, Agus Bastian menyampaikan, lahirnya Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang ASN telah membawa perubahan dalam kehidupan karir PNS, yang awalnya dianggap sebagai zona nyaman sekarang menjadi zona kompetitif. Sehingga setiap PNS harus terus meningkatkan kapasitas dan kualitas dirinya, agar dapat terus eksis di jalur birokrasi.

“Sudah empat tahun ini Pemkab Purworejo menerapkan merit system, sehingga dalam menempatkan ASN dalam jabatan tertentu semunya berdasarkan assesment dan diuji kembali. Ini adalah tuntutan jaman,” ujarnya dalam laman resmi Pemkab Purworejo.

Ia juga berharap, melalui talent pool diharapkan bisa mengurangi kelangkaan kader pemimpin sekaligus menghilangkan kasus promosi yang dipaksakan. Selain itu juga menjaga ketersediaan suksesor, mempersiapkan pemimpin yang baik serta menjaga peningkatan kinerja organisasi.

“Semoga pemetaan ini dapat berjalan dengan baik, dan akan mendapatkan hasil yang lebih baik. Karena kita akan menghadapi era Purworejo yang baru, kesempatan ini harus kita manfaatkan,” tandasnya.

Add Comment