Jaga Kelestarian Alam, Wabup Purworejo Lakukan Tanam Pohon

Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, yang tengah melakukan penanaman pohon di Desa Loano, pada Minggu (1/3/2020). (Foto: Pemkab Purworejo)

Loano – Wakil Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, melakukan penanaman pohon di Desa Loano di lokasi makam Gagak Handakan, guna menjaga kelestarian alam sekitar. Kegiatan penanaman pohon yang diselenggarakan Muda Ganesha, Minggu (1/3/2020), juga dihadiri Wakil Ketua DPRD, Kelik Susilo Ardani, Ketua Muda Ganesha yang juga Sekretaris MenPAN-RB, Dwi Wahyu Atmaji, Asisten Administrasi dan Kesra Pram Prasetyo, Kepala desa Loano Sutanto, serta sejumlah Kepala OPD.

Yuli Hastuti dalam sambutannya mengatakan, kegiatan penanaman pohon seperti ini sangat positif. Mengingat penghijauan merupakan kebutuhan bagi keberlangsungan hidup manusia dan keberlangsungan alam. Tentu kita prihatin sekali dengan adanya kerusakan seperti hutan gundul, yang mengakibatkan berbagai bencana alam. Melalui tanaman ini saya berharap, dapat sebagai upaya pencegahan terjadinya bencana.

Menurutnya, penanaman pohon yang merupakan rangkaian kegiatan reuni akbar muda ganesha ini, tentu banyak manfaatnya. Terutama di wilayah Kabupaten Purworejo yang termasuk dalam rawan bencana. Maka penanaman pohon juga harus dibudayakan sejak anak-anak dan semua usia, sehingga kelestarian alam dapat terjaga dengan baik. Kita mulai agar Kabupaten Purworejo menjadi asri, indah, dan sejuk alamnya.

Dwi Wahyu Atmaji menjelaskan, kegiatan ini sebagai rangkaian reuni akbar Muda Ganesha yang puncaknya nanti akan dilaksanakan pada 22 Agustus 2020 mendatang, berupa temu kangen dari para alumni yang tersebar di seluruh penjuru tanah air. Untuk reuni akbar, tentunya tidak hanya kangen-kangenan saja, tapi bisa diisi dengan berbagai kegiatan. Harapannya kegiatan yang bermanfaat bagi almamater dan masyarakat Purworejo.

Dikatakan, penanaman pohon antara lain bibit tanaman pohon jati dan gayam yang jumlahnya 10 ribu bibit tanaman yang ditanam dibeberapa kecamatan. Selain itu juga dibagikan untuk kelompok tani di 10 kecamatan sebanyak 10 ribu bibit tanaman buah. Yakni bibit tanaman buah mangga, durian, kelengkeng, pete, dan lain-lain.

β€œIni sebagai sumbangsih kecil dari kami. Harapannya disamping untuk penghijauan juga kita ikut mengkonservasi stok air di Purworejo. Karena desa saya di Kaligono Kaligesing pada musim kemarau kemarin, mengalami kekeringan dan harus dibantu droping air. Bahkan dengan tanaman ini, juga sekaligus bisa mendukung pariwisata, salah satunya wisata alam. Karena kedepan potensi wisata akan terus berkembang,” ujar Atmaji dalam laman resmi Pemkab Purworejo.

Sementara itu Kades Sutanto mengaku, sangat apresiasi dengan pananaman pohon yang diantaranya Desa Loano bisa menjadi lokasi yang dipilih. Juga kepedulian muda ganesha untuk konserfasi, karena 10 tahun hingga 20 tahun ke depan kalau tidak ada kepedulian terhadap hutan, dengan melakukan penanaman kembali pohon yang bisa menyerap air, tentu akan bisa kekurangan air.

Add Comment